Memahami function ( fungsi ) dan prosedur PHP - Sinauo.Com

Memahami function ( fungsi ) dan prosedur PHP


Function (fungsi) adalah sekumpulan intruksi code program khusus yang yang di bungkus dalam sebuag blok yang berfungsi untuk mempersingkat sebuah aksi dalam penulisan sebuah code program. Function ini dapat digunakan berulang-ulang tanpa menulis kembali instruksi code programnya.

Contoh :


<?php
function NamaHewan(){
 echo "<p>Kucing</p>"
 echo "<p>Burung Lovebird</p>"
 echo "<p>Macan</p>"
 echo "<p>Singa</p>"
}
?>


Kode instruksi function di tulis di dalam kurung { ........ } Fungsi yang dibuat tidak akan menghasilkan apapun kalao nama fungsi tersebut tidak dipanggil. Maka kita panggil nama fungsi tersebut seperti contoh dibawah ini

<?php
function NamaHewan(){
 echo "<p>Kucing</p>"
 echo "<p>Burung Lovebird</p>"
 echo "<p>Macan</p>"
 echo "<p>Singa</p>"
}

NamaHewan(); // Pemanggilan nama fungsi.

?> 

Maka Hasilnya akan seperti yang ada dibawah ini :



Fungsi Dengan Parameter

Kita dapat menambahkan parameter sebuah nilai di dalam fungsi supaya fungsi tersebut lebih dinamis. Kemudian nilai yang ada dalam fungsi tersebut akan di olah dalam sekumpulan code program tersebut.

Contoh :

 <?php
function buah($namabuah, $rasa="manis"){
 echo "<p>Nama Buah ".$namabuah." </p>";
 echo "<p>Rasanya ".$rasa."</p>";
}
$jeruk = "jeruk";
$rasanya = "Manis";

buah($jeruk, $rasanya);// memanggilnya dengan menggunakan parameter lengkap

buah($jeruk); // memanggil fungsi tanpa parameter rasa

buah('Jeruk','Manis'); // memanggil fungsi yang sudah dibuat
?> 

Saya menambahkan $rasa = ‘manis’ didalam parameter fungsi diatas adalah misal kita lupa mengisi parameter rasa maka code program akan error. Oleh karena itu kita tambahkan nilai default dalam parameter tersebut agar tidak terjadi error.

Maka Hasilnya Akan Seperti di Bawah ini :



Fungsi yang mengembalikan nilai

Disini kita akan mengelola sebuah hasil nilai fungsi yang mungkin saja kita butuhkan untuk pemanggilan proses code program berikutnya. Sehingga kita harus membuat fungsi yang dapat mengembalikan sebuah nilai tersebut. Pengembalian fungsi nilai kali ini kita menggunakan return

Contoh :

<?php

function perkalian($angka1, $angka2) {
 $hasil = $angka1 * $angka2;
 return $hasil;
}

function rumusperkalian($perkalian) {

 $nilai1 = 4;
 $nilai2 = 2;

echo "<p>Kali ini akan menghitung rumus yang menggunakan perkalian yaitu Luas ".$perkalian."</p>";
echo "Hasil perhitungan $perkalian dengan $nilai1 X $nilai2 = ".perkalian($nilai1, $nilai2);

}

rumusperkalian('Persegi Panjang');

?> 

Maka Hasilnya :

Fungsi Rekursif

Fungsi rekursif merupakan fungsi yang digunakan untuk memanggil dirinya sendiri. Fungsi ini biasanya digunakan untuk menyelesaikan masalah seperti bilangan fibbonaci, faktorial, dll.

Contoh :

 <?php

function nilaifaktorial($nilai) {
 if ($nilai < 2) {
  return 1;
 } else {
  return ($nilai * nilaifaktorial($nilai-1)); // memanggil dirinya sendiri
 }
}
echo "Nilai Faktorial dari 10 adalah ".nilaifaktorial(10); // memanggil fumgsi

?>
 

Maka Hasilnya :

Fungsi Fungsi di Dalam Fungsi

Kita dapat memasukan fungsi yang kita buat sebelumnya ke dalam fungsi yang baru kita buat.

Contoh :

 <?php

function perkalian($angka1, $angka2) {
 $hasil = $angka1 * $angka2;
 return $hasil;
}

function rumusperkalian($perkalian) {

 $nilai1 = 4;
 $nilai2 = 2;

echo "<p>Kali ini akan menghitung rumus yang menggunakan perkalian yaitu Luas ".$perkalian."</p>";
echo "Hasil perhitungan $perkalian dengan $nilai1 X $nilai2 = ".perkalian($nilai1, $nilai2);

}

rumusperkalian('Persegi Panjang');

?> 

Maka Hasilnya :


Please write your comments